Edukasi Masyarakat Rw 06 Tentang Jamban Bersih di Kelurahan Margahayu Utara Kota Bandung
Main Article Content
Abstract
Pengabdian masyarakat adalah suatu kegiatan Pengabdian masyarakat bertujuan pemberian edukasi tentang jamban bersih. Sasaran dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah masyarakat RW 09 Margahayu Utara Kota Bandung berjumlah 35 orang, dilaksanakan secara luring pada hari Jumat tanggal 12 Agustus 2022, jam 09.00 sampai 10.00 wib, tempat di kantor RW. Kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk kegiatan edukasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat pentingnya jamban bersih sehingga dapat menghindari penyakit yang berhubungan dengan kebersihan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan bantuan media media LCD dan power point, waktu pemberian materi selama 20 menit. Untuk mengevaluasi kegiatan edukasi dengan memberikan pertanyaan post test seputar materi yang telah di berikan oleh narasumber. Hasil yang diperolah setelah diberikan edukasi yaitu adanya peningkatan pengetahuan pada masyarakat RW 09 Margahayu Utara Kota Bandung. Edukasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan masyarakat tetapi juga adanya perubahan perilaku sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari hari.
Downloads
Article Details
Copyright (c) 2023 Fahmi Fuadah, Tri Ardayani, Gurdani Yogisutanti, Neti Sitorus, Linda Hotmaida

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
A. N. Zainiyah, S. Mardoyo, and Marlik, “Hubungan Kepemilikan Jamban Dengan Tingkat Pengetahuan Dan pendidikan masyarakat (Studi Di Desa Mendalan Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan Tahun2012),” J. Gema Kesehat. Lingkung., vol. 11, no. 1, pp. 51–53, 2013.
L. Kumar, P. Lal, D. Kumar, J. Kumar, and S. Kumar, “Study of factors associated with open defecation in a rural area of Nalanda District,” Int. Arch. Integr. Med., vol. 4, no. 8, pp. 64–67, 2017.
Fitrianingsih and S. Wahyuningsih, “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Buang Air Besar Sembarangan (Babs),” J. Sanitasi dan Lingkung., vol. 1, no. 2, pp. 52–57, 2020, [Online]. Available: https://e-journal.sttl-mataram.ac.id
H. A. Meilana and Y. Wijayanti, “Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Buang Air Besar pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas,” Indones. J. Public Heal. Nutr., vol. 2, no. 3, pp. 319–328, 2022, [Online]. Available: http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/IJPHN
L. I. Alifia, “Karakteristik Masyarakat Desa Jatirejoyoso Mengenai Perilaku Buang Air Besar Sembarangan,” CoMPHI J. Community Med. Public Heal. Indones. J., vol. 1, no. 2, pp. 84–91, 2020, doi: 10.37148/comphijournal.v1i2.10.
D. C. M. Putranti and L. Sulistyorini, “Hubungan antara Kepemilikan Jamban dengan Kejadian Diare di Desa Karangagung Kecamatan Palang Kabupaten Tuban,” J. Kesehat. Lingkung., vol. 7, no. 1, pp. 54–63, 2013, [Online]. Available: http://journal.unair.ac.id/download-fullpapers-keslingb03cb54364full.pdf
A. A. Pulungan, W. Hasan, and Nurmain, “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepemilikan Jamban Keluarga Di Desa Sipange Julu Kecamatan Sayur Matinggi Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2013,” None, vol. 1, no. 1, p. 10, 2013, [Online]. Available: https://media.neliti.com/media/publications/14508-ID-faktor-faktor-yang-berhubungan-dengan-kepemilikan-jamban-keluarga-di-desa-sipang.pdf
N. Rohmah and F. Syahrul, “Relationship Between Hand-washing Habit and Toilet Use with Diarrhea Incidence in Children Under Five Years,” J. Berk. Epidemiol., vol. 5, no. 1, pp. 95–106, 2017, doi: 10.20473/jbe.v5i12017.95-106.
D. Katiandagho and D. Darwel, “Hubungan Penyediaan Air Bersih dan Jamban Keluarga Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Desa Mala Kecamatan Manganitu Tahun 2015,” J. Sehat Mandiri, vol. 14, no. 2, pp. 64–78, 2019, doi: 10.33761/jsm.v14i2.118.
A. I. Saputri, Hijrawati, M. Hasanuddin, and Y. Mery, “Tren Penyakit Diare di Kabupaten Buton,” Jkmc, vol. 1, no. 1, pp. 33–37, 2019.
E. Setiawaty, Alfian, and M. Fauzi, “Pengaruh Penggunaan Jamban Sehat Terhadap Kejadian Penyakit Diare Di Desa Ropang Kecamatan Ropang,” J. Kesehat. Samawa, vol. 7, no. 1, pp. 15–22, 2022.
F. Novitry and R. Agustin, “Determinan Kepemilikan Jamban Sehat di Desa Sukomulyo Martapura Palembang,” J. Aisyah J. Ilmu Kesehat., vol. 2, no. 2, pp. 107–116, 2017, doi: 10.30604/jika.v2i2.51.
N. Hadiati Sukma, Mursid, “Hubungan Pengetahuan, Sikap Bab, Dan Kepemilikan Septic Tank Dengan Status Odf (Open Defecation Free) Di Kecamatan Candisari Kota Semarang,” J. Kesehat. Masy., vol. 6, no. 6, pp. 143–149, 2018.
F. Talakua, Irawati, and Y. Rahmawati, “Faktor-Faktor yang Memengaruh Perilaku Buang Air Besar Sembarang (BABS) Pada Masyarakat Di Kampung Wainlabat Wilayah Kerja Puskesmas Segun Kabupaten Sorong,” J. Inov. Kesehat., vol. 1, no. 2, pp. 14–20, 2020.
Y. I. Ulina, A. Darmana, and N. Aini, “Faktor-faktor yang Mempengaruhi Masyarakat Tidak Memanfaatkan Jamban di Desa Aek Kota Batu,” J. Prima Med. Sains, vol. 01, no. 1, pp. 40–48, 2019.
F. F. Anggoro, Khoiron, and P. T. Ningrum, “Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Jamban di Kawasan Perkebunan Kopi,” J. Pustaka Kesehat., vol. 3, no. 1, pp. 171–178, 2015.
Fahmi Fuadah