Empowerment Of Cadres Caring For Stunting Among Pregnant Women
Main Article Content
Abstract
Stunting remains a global and national health issue. In Seluma Regency, the prevalence of stunting increased from 21.1% (2022) to 24.4% (2023), with Sukaraja District contributing the highest number of cases. One strategy for addressing this issue is empowering health cadres as agents of change in education and early detection of stunting among pregnant women. The general objective of this community service activity was to improve the knowledge of cadres and pregnant women regarding early detection of stunting risk during pregnancy as an effort to reduce stunting cases in Cahaya Negeri and Sidoluhur Villages, Sukaraja District, Seluma Regency. The activities were carried out in these villages from January to October 2025. The implementation methods included preparation, execution, and evaluation stages. The main activities consisted of cadre training using lectures, group discussions, role plays, demonstrations, and early stunting detection simulations. Evaluation was conducted through pre- and post-tests. Empowering cadres to care about stunting among pregnant women significantly increased their knowledge and skills in stunting prevention. The average cadre knowledge score increased from 80.75 (pre-test) to 92.5 (post-test), an increase of 11.75 points. The program also resulted in the establishment of stunting care cadre organizations in both villages, serving as a forum for continuous discussion and education. This empowerment program effectively enhanced cadres’ capacity in early detection of stunting risk during pregnancy and is expected to continue with support from the local government and health centers.
Downloads
Article Details
Copyright (c) 2025 Elly Wahyuni, Tonny Cortis Maigoda, Mariati, Rialike Burhan , Dina Anggraini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Adisty, F. (2018) Pemberdayaan Kader Kesehatan dalam Deteksi Dini Stunting dan Stimulasi Tumbuh Kembang pada Balita.
Adriani, M., & Wirjatmadi, B. (2016). Gizi dan Kesehatan Balita. Jakarta: Kencana.
Aryani, D., & Putra, A. (2021). Pemberdayaan kader kesehatan dalam deteksi dini stunting pada ibu hamil. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 4(2), 101–109.
Ayun, E. Q., Wati, N., Kosvianti, E., & Febriawati, H. (2024). Studi Fenomenologi Pengalaman Ibu Dengan Balita Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Made Kota Surabaya. Al-Su’aibah Midwifery Journal, 2(1), 8–19. https://doi.org/10.69597/amj.v2i1.16
Desnita, E., Saputra, N., & Sari, Y. K. (2023). Hubungan Pengetahuan Ibu Terhadap Pencegahan Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Gunung Kota Padang Panjang. Literasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Inovasi, 3(1), 69–74. https://doi.org/10.58466/literasi.v3i1.778
Ibrahim, I., Mas Rukin, & Sulyana Dadan. (2024). Pengetahuan tentang Stunting pada Pasangan Usia Subur (PUS) di Kabupaten Banyumas Kelurahan Mersi. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 5(1), 236–248. https://doi.org/10.55623/au.v5i1.301
Istiqomah, D. W. N., Utami, T., & Sunesti, Y. (2024). Efektivitas Pengalokasian Dana Desa terhadap Program Percepatan Penurunan Stunting. Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Riset Sosial Humaniora, 7(1), 607–623. https://doi.org/10.31539/kaganga.v7i1.9352
Jannah, M., & Nadimin. (2021). Riwayat Kekurangan Energi Kronis (Kek) Pada Ibu Dan Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Turikale. Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar, 16(2), 343–352. https://doi.org/10.32382/medkes.v16i2.2421
Hamdy, M.K., dkk. (2023) Peran kader posyandu dalam menurunkan angka stunting.
International NGO Forum on Indonesian Development (INFID). (2017) Tujuan-tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Available at: https://www.sdg2030indonesia.org/page/1-tujuan-sdg
Kementerian Kesehatan RI. (2018) Modul Pelatihan bagi Pelatih Kader Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2018) Situasi Balita Pendek (Stunting) di Indonesia. Jakarta:
Kemenkes RI. Khitam, M.C. (2019) ‘Pengembangan Kapasitas Organisasi Perempuan Fatayat dalam Pencegahan Stunting Melalui Pendekatan Sosial’, Empowering: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3, pp. 53–57.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman Pencegahan dan Penanganan Stunting. Jakarta: Kemenkes RI.
Komalasari, Supriati, E., Sanjaya, R., & Ifayanti, H. (2020). Faktor-Faktor Penyebab Kejadian Stunting Pada Balita. Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda, 1(2), 45–49. https://doi.org/10.47679/makein.202010 Manapa, E. S.,
Notoatmodjo, S. (2018). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.
Prafitri, L. D., Suparni, S., & Setianto, G. (2024). Pendampingan Ibu Hamil Dalam Upaya Deteksi Dini Resiko Tinggi Kehamilan. Journal of Community Development, 5(3), 423–433. https://doi.org/10.47134/comdev.v5i3.287
Purwati. (2022). Analisis Konsumsi Pangan dan Pendapatan Rumah Tangga Peserta Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kota Pekanbaru [Thesis, Universitas Islam Riau]. Google Scholar
Ramlah, U. (2021). Gangguan Kesehatan Pada Anak Usia Dini Akibat Kekurangan Gizi Dan Upaya Pencegahannya. Ana’ Bulava: Jurnal Pendidikan Anak, 2(2), 12–25. https://doi.org/10.24239/abulava.vol2.iss2.40
Rofiki, I., & Famuji, S. R. R. (2020). Kegiatan Penyuluhan dan Pemeriksaan Kesehatan untuk Membiasakan PHBS bagi Warga Desa Kemantren. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(4), 628–634. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v4i4.3992
Sari, P., & Rahman, A. (2020). Effectiveness of cadre education and simulation-based training on early detection of stunting. Journal of Public Health Research, 15(2), 110–120.
Sutrio, S., Muliani, U., & Novika, Y. (2021). Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Deteksi Dini Kejadian Stunting di Desa Sidodadi Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 1(2), 427–434. https://doi.org/10.54082/jamsi.143
UNICEF. (2020). Community-based strategies to prevent stunting. New York: UNICEF.
World Health Organization. (2020). Guideline: Implementing community health worker programs to reduce stunting. Geneva: WHO.
World Health Organization (WHO). (2019) Child Stunting. World Health Statistics Data Visualizations Dashboard. Available at: https://apps.who.int/gho/data/node.sdg.2-2-viz-1?lang=en
Yorita, E., Dahrizal, D., Sahidan, S., Gustina, M., Wahyudi, A., Muslim, Z., & Ardiansyah, S. (2023). Upaya Pencegahan Stunting melalui Pengolahan Makanan Berbasis Ikan pada Balita di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara. Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 132–139. https://doi.org/10.33860/pjpm.v4i1.1445
Yuniawati, R. A. (2023). Tantangan Stunting di Wilayah Pedesaan: Upaya Percepatan Penurunan Angka Stunting di Desa Langkap, Kabupaten Jember. Jurnal Abdi Masyarakat Nusantara, 1(2), 1–9. https://doi.org/10.61754/jurdiasra.v1i2.46
Elly Wahyuni