Increasing The Learning Enthusiasm of Elementary School Students Using Numeracy Guess The Number Ok Yes Combined With Ice Breaking to Show The Profile Of Pancasila Students
Main Article Content
Abstract
The purpose of this research is to increase students' enthusiasm for learning in the learning process by using numeracy guessing numbers ok yes combined with ice breaking. The method used is PTK (Classroom Action Research) with two cycles. In cycle I, did not use numeracy guessing numbers ok yes ice breaking, while in cycle II in every lesson using numeracy guessing numbers ice breaking ok yes which makes children enthusiastic and eager to learn and there is also a critical thinking process in learning that is useful for distinguishing various kinds of numbers. The subjects in this study were grade 6 (six) elementary school students in Mukomuko Regency, totaling 15 students. The learning outcomes obtained in cycle I were 46%, while in cycle II 100% by using the numeracy guess the number ok yes ice breaking learning pattern. The conclusion of this study is that numeracy guessing numbers ok yes combined with ice breaking can increase students' enthusiasm for learning in the learning process which shows the profile of Pancasila students and can make students think more critically.
Article Details
Copyright (c) 2023 Aslinar, Ade Wahyu Asririya Nengsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Agung, A. A. G. (2011). Metodologi Penelitian Pendidikan (Suatu Pengantar). Fakultas Pendidikan Undiksha Singaraja.
Agung, A. A. G. (2012). Metodologi Penelitian Pendidikan. Undiksha.
Asrijanty. (2021). Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Google Scholar
Fiteriani, I. (2015). Membudayakan Iklim Semangat Belajar Pada Siswa Sekolah Dasar. TERAMPIL: Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar, 2(1), 115–125. Google Scholar
Khoerunisa, T., & Amirudin. (2020). Pengaruh Ice Breaking Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA di Kelas III Sekolah Dasar Islam Terpadu Nuurusshiddiiq Kedawung Cirebon. 1(1), 84–92. Google Scholar
Kompri. (2016). Motivasi Pembelajaran Perspektif Guru dan Siswa. PT Rosdakarya.
Lestari, K. E. (2014). Implementasi Brain-Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Dan Kemampuan Berpikir Kritis Serta Motivasi Belajar Siswa SMP. Jurnal Pendidikan UNSIKA, 2(1), 36–46. Google Scholar
Muharrir, Herdah, & Effendy, R. (2022). Penggunaan Ice Breaking dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VIII SMP Muhammadiyah Pinrang. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam, 20(2), 179–186. https://doi.org/10.35905/alishlah.v20i2.3318
Nahdi, D. S. (2015). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Penalaran Matematis Siswa Melalui Model Brain Based Learning. Jurnal Cakrawala Pendas, 1(1). https://doi.org/10.31949/jcp.v1i1.341
Nahdiyah, U., Arifin, I., & Juharyanto, J. (2022). Pendidikan profil pelajar pancasila ditinjau dari konsep kurikulum merdeka. Seminar Nasional Manajemen Strategi Pengembangan Profil Pelajar Pancasila Pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Dan Pendidikan Dasar (Dikd As), 5, 1–8.
Partini. (2012). Meningkatkan Kemampuan Mengenal Angka Melalui Permainan Tebak Angka Bagi Anak Tunagrahita Ringan Di SDLB N Manggis Ganting Bukittinggi (Penelitian Tindakan Kelas di Kelas D I C). Jurnal Ilmiah Pendidikan Khusus, 1(2), 68–77. Google Scholar
Sukayati. (2004). Media Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar. PPPG Matematika.
Sukri, S., Handayani, T., & Tinus, A. (2016). Analisis Konsep Pemikiran Ki Hajar Dewantara Dalam Perspektif Pendidikan Karakter. Jurnal Civic Hukum, 1(1), 33. https://doi.org/10.22219/jch.v1i1.10460
Sulistiani, E. (n.d.). Pentingnya Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Matematika untuk Menghadapi Tantangan MEA. Google Scholar
Suryanto. (2015). Pengantar Ilmu Komunikasi Bandung. CV Pustaka Setia.
Sutejo. (2007). Edukasiana. Depdiknas.
Aslinar